BAZDA KOTA DENPASAR

Pada akhirnya kepengurusan Bazda Kota Denpasar yang baru, periode 2008 – 2011, telah terbentuk. Bagi seluruh jajaran pengurus, ini sungguh suatu amanah yang berat. Namun seberat apa pun, jika didasari dengan keikhlasan dalam mengabdi kepada Allah SWT, dan dilandasi pula dengan kerja sama yang harmonis, baik internal pengurus maupun antara pengurus dengan berbagai pihak terkait, maka tidak ada alasan bagi kita untuk berkecil hati. Insya Allah, kita akan diberi kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah yang mulia itu.
Sementara orang, termasuk kalangan Ulama, berpendapat bahwa sudah saatnya kita lebih menaruh perhatian dengan lebih seksama lagi kepada anak-anak kita yang tidak mampu dalam hal pembiyaan sekolah atau kuliahnya, yaitu anak-anak kita dari kalangan keluarga miskin, maupun yatim dan piatu.
Ada kecenderungan, seiring dengan perkembangan kondisi sosial ekonomi masyarakat dewasa ini, jumlah keluarga miskin, khususnya yang tidak mampu membiayai kelanjutan pendidikan anak-anaknya, semakin bertambah banyak. Ini jelas tantangan bagi kita semua, sekaligus merupakan peluang bagi yang bersedia dengan ikhlas membantu mereka, termasuk melalui BAZDA Kota Denpasar.
Sungguh sangat luas dampak buruknya apabila kita tidak melakukan usaha-usaha serius dalam membantu generasi penerus kita itu untuk melanjutkan pendidikannya. Bahkan bagi yang enggan membantu mereka yang miskin dan anak yatim (melalui zakat, infak, shodaqoh), sebagaimana kita ketahui, akan menerima sanksi yang sangat berat, yaitu digolongkan sebagai pendusta agama (Q.S. 107).
Sungguh hal itu merupakan suatu ancaman yang sangat serius, yang semestinya membuat bergidik dan gentar orang-orang beriman, sehingga cepat segera menentukan sikap dan tindakan dalam memberikan bantuan terhadap orang-orang miskin dan anak yatim. Sedangkan bagi mereka yang beriman (dengan keimanan yang benar), yang dengan ikhlas menginfaqkan sebagian rezeki yang dianugerahkan oleh Allah SWT, maka dijamin akan mendapat ampunan dan rezeki yang mulia dari-Nya (Q.S. 8: 4).
Bukankah kita mengharapkan keimanan kita dalam pandangan Allah SWT dinilai sebagai keimanan yang benar? Bukankah kita juga sangat mendambakan ampunan dan rezeki yang mulia dari-Nya?
Pembaca yang dirahmati Allah SWT, untuk menyukseskan misi dan peran BAZDA Kota Denpasar, partisipasi Anda semua sungguh sangat kami harapkan. Mari kita tingkatkan dan kita perluas kerja sama di antara kita. ” Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa,” (Q.S. 5: 2)